Penggunaan prompt AI yang tepat dapat mempercepat proses pembuatan wireframe, ideasi tata letak, hingga penulisan mikro UI (UX writing) secara instan. 
Berikut adalah berbagai macam template prompt AI untuk kebutuhan UI/UX yang dikelompokkan berdasarkan fase kerja desain:
1. Ideasi & Eksplorasi Layout (UI Generation)
Gunakan prompt ini pada alat pembuat UI otomatis seperti v0.dev, Lovable AI, Google Stitch, atau UX Pilot.
- Halaman Dasbor Analitik:
"Rancang dasbor web analitik untuk platform e-commerce UMKM. Sertakan metrik penjualan harian, grafik tren pendapatan bulanan, dan tabel daftar produk terlaris dengan visualisasi yang bersih dan minimalis."
- Layar Onboarding Mobile:
"Buat 3 layar onboarding mobile-first untuk aplikasi meditasi. Layar pertama berisi sambutan, layar kedua berisi preferensi waktu, dan layar ketiga berisi CTA pendaftaran dengan tombol yang menonjol."
- Halaman Pricing (SaaS):
"Buat komponen halaman harga untuk produk SaaS manajemen proyek. Tampilkan 3 paket langganan: Starter, Pro, dan Enterprise. Berikan tag 'Paling Populer' pada paket Pro dan sertakan tabel perbandingan fitur."
2. Evaluasi & Optimasi Antarmuka (UI Audit)
Gunakan prompt ini pada text-based AI seperti ChatGPT, Claude AI, atau Gemini untuk memeriksa kualitas desain Anda.
- Daftar Periksa Kepatuhan UI:
"Saya sedang membuat UI untuk aplikasi finansial. Buatkan daftar periksa (checklist) desain UI yang komprehensif, mencakup konsistensi warna kontras, ukuran font yang terbaca, hingga status eror pada formulir."
- Optimasi Mobile-First:
"Evaluasi layout halaman artikel web ini agar ramah pengguna mobile. Bagaimana cara menyusun elemen teks, gambar, dan tombol CTA utama agar tetap terlihat jelas tanpa mengganggu kenyamanan membaca pengguna?"
- Aksesibilitas (Accessibility UX):
"Buatkan checklist aksesibilitas (WCAG) untuk desain antarmuka aplikasi layanan publik agar ramah bagi pengguna dengan keterbatasan visual dan motorik."
3. Penulisan Teks Antarmuka (UX Writing & Microcopy)
Teks yang jelas merupakan bagian penting dari antarmuka pengguna.
- Pesan Eror Pengisian Formulir:
"Tulis 3 variasi pesan eror mikro (microcopy) yang ramah tetapi solutif ketika pengguna gagal memasukkan format email yang benar pada halaman login."
- Notifikasi Keberhasilan (Success State):
"Buat teks konfirmasi beres untuk aplikasi dompet digital setelah pengguna berhasil mentransfer uang. Pastikan nadanya menenangkan, ringkas, dan informatif."
4. Perencanaan Alur & Navigasi (Information Architecture)
Sebelum menggambar visual, pastikan struktur komponen UI tertata secara logis.
- Arsitektur Menu Navigasi:
"Evaluasi struktur navigasi untuk website profil perusahaan (company profile) di bidang logistik agar lebih intuitif bagi pengguna baru yang ingin mencari tarif pengiriman."
- Keranjang Belanja Seluler:
"Sebutkan elemen-elemen UI penting yang wajib ada di layar keranjang belanja aplikasi mobile e-commerce agar meminimalkan angka pembatalan belanja (cart abandonment)."
๐ก Tips Menulis Prompt UI agar Akurat
- Gunakan Kerangka RTCF: Tentukan Role (Peran AI), Task (Tugas spesifik), Context (Konteks proyek), dan Format (Bentuk output yang diinginkan).
- Sebutkan Batasan: Jika mendesain mobile, batasi jumlah informasi agar layout tidak terlalu padat.
- Iterasi Terus: Jangan ragu meminta perbaikan seperti "Ubah warna dominannya menjadi biru profesional" atau "Buat tata letaknya menjadi format grid 3 kolom".
PETIRS